Saturday, February 27, 2010

si HITAM sayang, si HITAM malang



Si Hitam nan lucu dan menggemaskan ini terpaksa harus dikandangkan untuk beberapa waktu. Sedih juga tuh ngeliatinnya. Padahal kan semua hewan berhak menikmati kebebasan – walaupun memang keadaan di Bali engga memungkinkan…
***
Para Black Community yang tinggal di Bali sudah tidak asing dengan keadaan banyaknya populasi anjing di Bali. Menurut data yang saya baca di sebuah surat kabar, populasi anjing di Bali mencapai hampir 500 ribu! Bayangkan! Banyak sekali ya??
Sebenarnya mereka tidak berbahaya apabila populasinya terkendali, namun dengan populasi seperti itu.. bagaimana mungkin virus Rabies tidak menyebar diantara mereka?
Tahun lalu, sebelum saya meninggalkan pulau Bali, banyak anjing liar yang ditangkapi oleh petugas dan dimusnahkan alias dibunuh masal. Duh.. saya kasihan melihatnya. Sebenarnya menurut fakta dari WHO pemusnahan anjing bukan jalan yang tepat untuk mengendalikan penyakit rabies. Cara yang paling efektif adalah melalui vaksinasi.
Namun kesigapan masyarakat akan hal ini belum terlalu cepat. Mereka berpikir, daripada buang-buang uang untuk vaksinasi, mending anjing dikurung saja, dikandangi di rumah.. Padahal virus Rabies itu ada dimana-mana lo…
Sebagai masyarakat Bali yang peduli terhadap masalah ini, saya juga tidak bisa menampik tentang keacuhan masyarakat pada masalah ini. Buktinya masih banyak anjing mati terkapar di jalanan- sungguh kasihan. Sering juga saya mendengar kecelakaan sepeda motor karena menabrak anjing liar di jalan, jadi ingat teman blogger saya Bli Jhoniyang baru kena musibah.. apa karena menabrak anjing juga ya??
Lalu, solusinya gimana dounk…??
Kembali lagi ke diri kita sendiri. Kalau memang merasa memiliki atau memelihara binatang seperti anjing.. ya harus mau kalau anjingnya harus divaksinasi. Dirawat, dibersihkan secara rutin, dan kalau perlu diajak jalan-jalan setiap minggu. Masa kita aja sih yang jalan-jalan.., mereka juga perlu loh!
Kalau sudah (kena sial) digigit anjing??
Sesegera mungkin bilas luka dengan air bersih dan sabun setidaknya selama 10 menit. Kemudian baru obati dengan iodine atau alkohol. Selanjutnya? Hubungi dokter atau datangi rumah sakit terdekat.
Bagaimana pun juga, jauh lebih baik  mencegah daripada mengobati. So, beware of the dogs, guys! Sekian Black in News kali ini readers, semoga bermanfaat yee….  : )
_____
Sumber berita : Bali Advertiser
- Gek -

5 comments:

Wawank said...

Artikelnya menarik!
Oiya, low berkenan follow balik ya!

nuansa pena said...

Demi kebaikan bersama, memang semua hewan sebaiknya tidak dibiarkan berkeliaran diluar!

Semoga sukses dengan kontesnya!

anyin said...

aku takut anjing mbak :(

Rubiyanto said...

anjing memang perlu untuk di vaksinasi.... biar aman.

Elsa said...

semoga situasi di Bali semakin kondusif
semoga populasi Anjing liar nya juga bisa dikendalikan yaa