Saturday, October 20, 2012

(6) Rendezvous



At last you find me…
***
Katakan pada angin yang berhembus bahwa aku cinta dia..
Katakan pada setiap helai daun pepohonan kalau aku rindu dia.. 

Obsesi setelah perpisahan kami semakin menjadi kian hari. Saya merasa ada bagian dari saya yang hilang. Ada sesuatu yang harus kami selesaikan. Ada sesuatu yang harus dia tau.. 

Saya sering melamun di lapangan hijau sepak bola di depan lab kimia – yang kebetulan kelas saya. Saya sering mengamati para senior dan dengan sengaja menemukan kesamaan mereka dengan Mr. Giraffe. Saya pun akan melakukan segala jenis cara untuk mendapatkan perhatian mereka. Dari cara kuno sampai menulis surat.. OMG, hell yes, this is serious.
 
Saya sering bengong di depan cermin dan berkata, “Hey, you.. I miss you like crazy!” If I can’t find you, why don’t you find me?” setiap pagi, siang, sore, malam, subuh, tengah malam.. selalu deh – saya mantrai cermin saya itu.

Emang dasar cermin ajaib! Seajaib itu pula Mr. Giraffe muncul di depan pagar rumah saya. Memeluk saya spontan tanpa membiarkan saya bernafas. 

Kalian bingung ya? Apalagi saya. Mau pingsan rasanya waktu itu. Saya tidak pernah memberikan alamat rumah saya. Walaupun saya tahu, jarak rumah saya dan dia dibedakan dua jalan, satu gang. Saya tidak pernah menerima telfon nya. It’s been a while, and I’m sure he forgot me.. 

But God knows what the best for us. At last he found me.

Surprised” bisiknya pada telinga saya sambil menempelkan pipinya ke pipi basah saya yang baru saja selesai membersihkan wajah. Saya bahkan belum mandi! 

OMG!

-to be continued-

8 comments:

Ahmad Fauzan said...

Ini kutipan tulisan yang sudah pernah terbit, atau cerpen yang belum selesai dibikin ya?

Bagus. Aku suka.

Semacam prosa, bikin penasaran bagaimana ceritanya menyeluruh.

Lanjutannya kapan?

Sang Cerpenis bercerita said...

makanya jgn malas mandi hehehe

YOLANDA said...

wah, ini kelanjutan dari cerita cinta nya ya
sepertinya saya sudah ketinggalan banyak episode :(

wawank said...

menarik..., ditunggu lanjutannya

Ninda said...

ini cerbung gitu mbak?
kiyuuttt

Ayas Tasli Wiguna said...

Wuih lewat beberapa hari udah masuk chapter 6 aja. Tadi gw baca dari chapter 4 tau ga si gek. Kereen.. tapi yang bikin gw penasaran adalah karakternya deket banget ya sampe peluk-pelukan segala padahal pacaran juga engga. Sohib sejatikah?

Sang Cerpenis bercerita said...

katakan pada Gek, kapan ke Jakarta? hehehe...

vie_three said...

ih wuowww.....