Saturday, October 2, 2010

Jampi - Jampi...!



Prolog :
Aku biasanya tak mudah jatuh cinta pada sesuatu.
Tidaklah juga semudah membalikkan telapak tangan untuk mencuri hatiku.
Kau harus punya sesuatu…
Dan,
Aku tak kuasa menahan rasa cintaku padanya,
Aku terpesona mata beningnya,
Kelembutannya, kemanjaannya, dan keceriannya.
Semua berjalan seperti sungai bening yang terus menyuburkan bunga di hati,
Sampai hari itu,…..
-------
“Broni hilang, yank”
Ujar suamiku, sambil mengambil tas laptopku yang berat. Entah kenapa tas hitam silver itu selalu berat, namun aku masih saja memakainya, sehingga lecet bahu ini tanpa terasa.
Aku tidak menanggapi ucapan suamiku itu, namun untaian rantai yang nelangsa begitu saja di garasi mobilku membuat senyumku kabur, padahal hari itu, baru saja mentari menampakkan wajahnya setelah hujan tanpa henti.
“Cari Broni!” ujarku pendek, sesaat sebelum suamiku mencium bibirku di dalam mobil saat tiba di kantor.
Pria gondrong itu melengos, “cari kemana, yank?”
“kemana aja, pokoknya aku mau Broni!” ujarku sambil menutup kasar si hitam dan membiarkan suamiku berlalu tanpa membalas lagi kalimat terakhirku.
**
Sore itu, kelelahan menyergap begitu saja. Biasanya saat palang coklat muda itu terbuka, aku akan melihat ekornya yang berkibasan bagai sayap merak. Walaupun aku harus hati-hati agar bulunya yang ringkih bagai salju itu tak serta merta kuhirup dalam nafas.
Biasanya, lelahku akan hilang melihat sinar mata manjanya yang ingin disentuh dan ingin dibelai saat itu juga. Atau, hanya sekedar menyentuh hidungnya yang basah dan sedikit bau, karena baru saja suamiku memberinya  makan.
Akan tetapi, ada yang lain yang menyambutku sore itu. Suamiku membawakan penjaga yang lain, lebih kecil dari Broni, dan aku tidak melihat sinar mata bening itu…. Tidak seperti broni, bukan Broni!
Dengan tergesa aku melewatinya, aku tidak mau kaki-kaki kecilnya itu mengotori baju kerjaku. Aku juga tidak mau sekedar menyapanya, karena yang aku mau, bukan dia!
“aku sudah cari kemana-mana, yank.” Kalimat pembelaan suamiku, telah dimulai.
“tetangga bilang, pastilah dia sudah ditangkap dan dijual orang. Atau dimasak jadi sate!”
Aku menutup telingaku, tanpa mendengarkan kalimat-kalimat negatif yang diucapkan suamiku. Memang di daerah tempatku tinggal terlalu banyak ada kejadian anjing hilang, dicuri atau dibuat RW , ya itu.. sate anjing!
“Dia pasti pulang.” Ucapku.
“Kamu yakin bener, yank?” balas suamiku.
“Iya, karena dia sudah kujampi-jampi!!!” balasku tak kalah semangat.
“Jampi-jampi??” suamiku melongo.
**
Pukul 1.15 dini hari..
Bunyi suara anjing begitu mengganggu tidurku, kubangunkan paksa suamiku untuk mengintip ke luar jendela, apa gerangan yang terjadi.
Dengan malas, suamiku beranjak bangun dari tempat tidur, dan mengintip ke luar jendela, menit kemudian yang kudengar hanyalah kepanikannya. Memakai baju dan celana, mencari kunci di sudut-sudut lemarinya, mengambil senter, dan berteriak.. “Broni pulang, yank!”
Mataku terbuka sepenuhnya dan aku bangun, membuka jendelaku dan melihat suamiku yang dengan susah payah merantai Broni di garasi kami. Broni seakan tak peduli dengan keluh kesah suamiku dini hari itu. Yang ia tau hanya mengendus piring makannya yang sudah dipenuhi oleh semut-semut yang kelaparan sejak sore tadi. Yang ia tahu hanya menghabiskan jatah makanannya hari itu.
Tak terasa aku tersenyum, menarik garis bibirku yang kaku, karena seharian ia tak melengkung karena memikirkan Broni.
“Jampi-jampimu hebat sekali, yank. Pakai mantra apa sih?” tanya suamiku yang kelelahan karena akhirnya berhasil merantai Broni.
Aku hanya tersenyum, masih mengintip mahluk manis yang tersenyum dengan matanya padaku melalui jendela kamar.
Ku pandangi suamiku sambil menunjukkan pelipisku ke arahnya.
“Semua itu berasal dari pikiran. Apa yang kau pikirkan, itulah yang akan terjadi.. “
Suamiku hanya tersenyum dan terlelap dalam hitungan detik.
____
Epilog :
Tit.. tit…
Pria tua itu membaca sms dini hari yang masuk di handphone baru yang dibelikan oleh kekasihnya. Ia membaca sekilas tulisan yang padat dan singkat.
“Tolong anjing jangan dilepas”
Ia melihat mahluk putih yang bulu-bulunya mulai membuatnya bersin lagi. Namun, ia tak punya pilihan, selain mengetik sms balasan,
“ok”


27 comments:

WONG SIKAMPUH said...

Sukur lah anjing nya dah dpt di rantai,mantra mu hebat he...he

Philida Thea said...

ini ceritanya beneran, mba? hehe

Cermin Community said...

kisah yang menarik

kesehaRian Ra-Kun said...

jampinya apa toh?

Sang Cerpenis bercerita said...

hehee...aku lagi memahami artinya nih. epilognya itu seru.

miwwa said...

eerrr, yang di jampi anjingnya apa suaminya? kok nurut betul..

Gusti said...

anjingnya putih tp koq namanya broni? :D

kebookyut (DiVe) said...

fyuh... keboo udah mikir akhir buruk di rw... *jikping johjoh.. syukur deh.. tul mbok, pikiran positif membawa hal positif.. teori nyi keboo terbukti lg *bletak!!

emuah ^^

ra said...

selamat blogging :)

Clara said...

hehehe, anjingnya boleh buatku ga?

Gogo Caroselle said...

welcome home broni :)

JBagus said...

anjingnya pinter... hehehe...

Sang Cerpenis bercerita said...

hiks..mau sih ke Bali tapi gak ada temennya. hiks..

aziz said...

ini keren nih :D

Bekti said...

Yang namanya kehilangan anjing, kayak kehilangan temen... Dulu pernah punya anjing, beberapa hari ga pulang sedihnya kayak putus cinta. Dan setelah itu aku dikabari tetangga kalau anjingku mati, huhu.....*berkabung, kibarkan bendera 1/2 tiang*

Sang Cerpenis bercerita said...

updateeee...hehhee

ntiems said...

nama'y broni ya mbak...kereennn

Senja said...

syukurlah akhirnya broni kembali gek,... broni juga mungkin menyadari ada pemiliknya yg sangat menyayanginya hingga dia kembali pulang ^_*

hati2 dgn bulu2nya ya sist....hemmm,broni nya cantik yah...putihhh ^^

mocca_chi said...

klo gitu aku mau jampi2 si dolar ah.... bisa ga yaaa

Sang Cerpenis bercerita said...

bawain otak2 aja deh siapa tau bumil jadi rajin update abis makan otak2.

ratna wulandari said...

hihihi...anjingnya punya naluri juga ya terhadap majikannya..kembli..^_^

semua binatang kayanya sama ya, klo di sayang, dirawat..pasti sadar kalu dia lagi di pelihara n disayang..^_^

NDA said...

wah kapan waktu aku nonton film Marley... bagus lo mbak.. udah pernah ntn? ngingetin aku sama film itu deh..


ehehhe sapa mbak yang mau nikah sebelum lulus? :P bukan aku

Laston M Nainggolan said...

film jampi2 yah??? xhehe//salam kenal..

Vixxio said...

Namanya Broni kok gambar anjingnya putih ya? Kirain Broni dari "Brown-y"...
Gek, kapan hari cari Mars & Venus yg "In Love" ya? Aku ada nih, di: http://vixxio.com/vixxioc/psikologi?page=shop.product_details&flypage=flypage.tpl&product_id=484&category_id=23

Ada juga: Men Are From Mars Women Are From Venus, tp blm sempat posting.

Kasih tau ya kalo berminat! Thanks...

Muhammad A Vip said...

pengalaman pertama yang perlu dinanti dengan santai. saya doakan sukses

Itik Bali said...

Anjingnya pasti kereeennn
hahhaa...

bliyanbayem said...

wuih... hebat! ajarin nak'e gek jampi-jampi ne... biar cewekku yang ilang balik lagi. hehehehh...