Tuesday, February 9, 2010

Bayangan HITAM



Minggu lalu – tak banyak yang bisa kulakukan. Aku harus segera pulang kampung, karena sepupuku  mengadakan upacara ulang tahun secara Bali. Di Bali, setiap orang yang beragama Hindu mempunyai Ulang Tahun Bali dua kali dalam setahun, yaitu untuk memperingati hari kelahiran mereka. Itu pun diluar hari ulang tahun yang tertera di KTP, lo!

Secara tradisional, budaya Bali dan Jawa hampir mirip, itu pun dikarenakan Pulau Jawa dan Bali dulunya terdiri dari satu pulau, bukan terpisah seperti sekarang. Maka dari itu, nama-nama wuku (hari kelahiran) atau lebih ngetop di sebut “Primbon” masih berlaku sampai sekarang. Kalau mau, boleh tengok blog Aa Slam Duz yang memajang kolom kecocokan pasangan ala Primbon. : )

Ulang tahun sepupuku, jatuh pada Wuku Wayang yang dirayakan umat Bali sebagai hari “Tumpek Wayang”. Hari “Tumpek Wayang” ini merupakan hari kesenian karena hari itu secara ritual diupacarai kelahiran berbagai jenis kesenian seperti wayang, barong, rangda, topeng, dan segala jenis gamelan. Aktivitas ritual tersebut sebagai bentuk rasa syukur terhadap Sang Hyang Taksu yang sering disimboliskan dengan upacara kesenian wayang kulit, karena kesenian tersebut dianggap mengandung berbagai unsur seni atau teater total.

Balik ke Wuku Wayang! Wuku ini termasuk wuku yang paling istimewa dalam adat Bali. Orang yang lahir di wuku ini, harus diupacarai pembersihan atau tolak bala. Orang tua pun harus mampu menggelar Wayang Sapuh Leger semalam suntuk untuk menjaga amanat leluhur pada hari tersebut dan juga menjaga si anak agar terhindar dari mala petaka.

Syukurnya aku tidak terlambat untuk menyaksikan pergelaran Wayang Sapuh Leger yang sudah dipesan jauh-jauh hari oleh pamanku. Sepupuku pun sudah di rumah, duduk paling depan dengan segala perlengkapan upacara. Setiap ulang tahun Balinya, sepupuku ini tidak boleh keluar rumah, jadilah dia nelangsa tidak bermalam minggu – ditambah lagi harus menahan diri untuk tidak menyentuh teman setianya, sekotak rokok Djarum Black yang menggeletak pasrah disamping komputernya –dengan status facebook yang masih “online”. 


Wayang-wayang kulit dengan segala penokohannya itu hanya mampu kusaksikan dalam bayangan-bayangan hitam yang menari-nari. Aku pernah lo, mencoba membuat wayang kulit itu, mengukir setiap sudut kulit kerbau dengan peralatan khusus, sungguh proses yang tidak mudah! Masih saja kusimak bayangan hitam itu dengan luwesnya menceritakan tentang kisah-kisah pewayangan dalam bahasa Jawa kuno dan Bahasa Bali, menyelipkan nilai-nilai moral disela humor, menggugah hati dengan hal-hal yang harus dicermati pada jaman ini.  

Walaupun aku tak mengerti keseluruhan bahasa sang dalang, aku tetap terpaku dalam diam, disaksikan bayangan hitam yang seolah tersenyum mencermati alur jalan pikiranku yang mencari ide untuk Black Innovation Awards yang telah dibuka di awal bulan ini. Ideku sering buntu, padahal sudah sering membuka website Blackoholiczone . Apa mungkin Tuhan belum menurunkan wahyu?  Ah, Black Innovation Awards kan ajang kreatifitas?

Aku tersenyum sambil menghirup mencicipi seteguk kopi Bali yang dibuatkan oleh Bibiku, sambil menyaksikan wayang kulit yang begitu hidup dalam kegelapan. Aku mampu mencium aroma budaya Indonesia yang tak lekang oleh zaman. Menggugah kagumku karena tak seorang pun mampu mengubah bayangan-bayangan hitam itu menjadi lebih modern atau terjamah teknologi. 


Semakin jengah lagi saat aku menyaksikan Bapak Thalib Prasodjo atau yang akrab dipanggil Eyang Thalib, asal Sidoarjo – seorang pria berumur 78 tahun yang menciptakan Wayang Lontar.  Di usia yang tidak muda lagi, beliau masih mampu menciptakan inovasi baru tentang wayang untuk mempertahankan budaya bangsa, sungguh kerja keras yang pantas diacungi jempol! Lalu, bagaimana dengan Para Black Community di seluruh Indonesia dan para generasi muda masa kini? Jangan mau kalah dengan Eyang Thalib donk, semangat terus ya! : )
____


Berita lebih lengkap tentang Eyang Thalib dan Wayang Lontarnya, bisa dibaca disini. Enjoy!
 - Gek -

Saturday, February 6, 2010

Kena deh!

Saya kena tag nih… dari dua orang sekaligus. Pertama dari Bli Jhoni abis itu, kena lagi dari Mino Mino ya udah.. dikerjakan aja ah..

1.            Where is your cell phone now?
Di samping saya nich, nelangsa sudah mau di-charge.


2. Relationship?
Kalau di facebook saya sih.. “engaged”. Serius amat yak?

3. Your hair?
Dulunya.. semua orang pada ngiri lihat rambut saya yang lurus- sementara orang lain kriwil-kriwil ga jelas. Mungkin saya disumpahin kali ye.. sekarang gantian, orang lain pada ngelurusin, rambut saya malah kriwil-kriwil ga jelas, namun eksotis.. (gedubrax)

4. Work?
Menjadi guru bilingual di salah satu lembaga bahasa asing di Bali dan membantu Ibunda tercinta menjalankan bisnis.

5. Young Sisters?
Ga punya sodara.. (T.T)

6. Your favorite thing?
Membaca, menulis, jalan-jalan dengan orang-orang tercinta.

7. Your dream last night?
Ga sempet mimpi.. capek banget! (T.T)

8. Your favorite drink?
Coffee latte, Iced coffee, air putih selebihnya..
:)

9. Your dream car?
Swift warna putih yang matic… Atau new Estillo baru warna putih.. mupenggg bangetz.

10. Your shoes?
Wah.. saya ke kantor pakai sandal lo…. Serius. Hehehe. Mereknya apa ya.. (ngintip sepatu..)

11. Your fears?
Dilupakan Tuhan.. Jangan ya Tuhan. Love you a lot!

12. What do you want to be in 10 years?
Jadi seorang Ibu dengan keluarga yang utuh, dan menjadi wanita yang sukses dalam bisnis yang sekarang saya jalankan. (Astungkara!!)

13. Who did your hang out with last week?
 
Banyak…!
Pacar saya, teman-teman SMA saya, Bli Jhoni, dan Chi Duz! Hehe.

14. What are you not good at?
Untuk mengatakan “tidak”. Kadang-kadang orang mencap saya “terlalu baik”, terus, saya juga susah sekali mengatur emosi.. hu uh, harus beli termos es kali??

15. One of your wish list item?
Membangun rumah impian, segera! (Please God.. make it come true… )

16. Where you grew up?
Akta kelahiran aja Denpasar – Bali. Besar di Surabaya dengan bahasa Surabaya. Sampai sekarang pun.. aksen Bahasa Indo saya, masih aksen Jawa, rek! Medok tenan wesss.. :p
        
             17. The last thing you did?
             Dinner with my man.. syalalalalalalala.. :)

18. What are you wearing?
Baju kaos putih dan celana legging hitam.

19. Your computer?
Komputer waktu kuliah dulu sudah pensiun. Dari 2008, saya punya lapie Toshiba dan pakai window vista. Vitur yang laen-laennya.. kagak ngarti. Hihihihi.

20. Your pet?
Ga punya… hiks. Hiks.

21. Your life?
Busy like a bee. Buzz buzz…!

22. Missing….?
Missing Australia.. the beautiful beaches.. Spectacular scenery… my dollar salary.. hahaha.

23. What are you thinking right now?
Mewujudkan mimpi-mimpi.. menyusun target, dan mengejarnya dengan gigih.. (fiuh.. sounds exhausted, eh?)

24. Your car?
Sebenernye… hasil tabungan selama di Aussie plus kiriman uang hasil berbisnis dengan ibunda tercinta, menghasilkan si “kopi item”, my Black Estillo…. Love it-love it-love it!
 
25. Your kitchen?
um…. Never been there. Sorry.. long story, guys! *malu*

26. Your favorite color?
Netral aja. Putih dan Hitam.

27. Last time you laugh?
Barusan aja, ngeliat ponakan saya yang lari-lari ga mau dicium!

28. Last time you cried?
Dua hari yang lalu, biasa bertengkar sama pacar. Bumbunya pacaran tuch, wajib kali ye.. ??? ;)

29. Love?

Tuhan!

My Mom

My Man.

30. So who wants to share their ONEs? how about?
Ini… maksudnya apa yak? Kagak ngarti…

31. Person elected to the tag,
Semua sepertinya sudah.. kalo begitu, saya mo milih…..


Kebo Cute, teman baru nich!





Bandit Aron…. Dan


Luuuppppaaaaaa.... kalau halaman blog saya tidak bisa di copy- mampir di blog yang memberi tag ya teman-teman... :p
Kena deh, kalian… hehehe! Enjoy!