Showing posts with label Break Time. Show all posts
Showing posts with label Break Time. Show all posts

Saturday, March 26, 2011

Maret? hmmmmm...


Hanya ingin bercerita, kalau Maret itu bulan yang sangat sibukkkk.. 

Awal bulan dimulai dengan upacara tiga bulanan my baby yang benar-benar melelahkan, mulai dari persiapan sampai urusan beres-beres dan “perabot” saga as usual… # kalo ada waktu di post deh… 

Lalu.. 

NYEPI! Tahun Baru Saka di Bali selalu jatuh pada bulan maret. Bagi para Ibu Rumah Tangga dadakan seperti saya, itu artinya musti prepare untuk satu hari itu. Masak dan lain sebagainya.. 

Setelah Nyepi, mulailah berdatangan satu-persatu upacara, ada upacara di pura, di banjar, di kantor, di mana-mana di seluruh Bali.. 

Dan.. yang paling mencirikan bulan Maret adalah…… janur-janur kuning di sepanjang jalan or.. MARRIAGE!!! Satu hari, saya dan suami sampai punya 8 undangan pernikahan yang harus dihadiri.. OMIGOD….!!! 

Tahukan kalian berapa undangan yang bisa kami hadiri?? 

NONE… hahahhaha.. Thanks God for Arjun! #ngeles.. 

Punya baby memang salah satu alasan paling tepat untuk bisa lari dari undangan! 

Lalu.. setelah diingat-ingat, saya juga menikah bulan Maret! 

Nah lo, berarti saya mau anniversary dounk…… #ketok jidat. 

Hmmmmmmmmmmmmmm…..

Wednesday, February 23, 2011

sapi, anjing, dan monyet!

Dapet artikel copas dari temen nih... sudah lama sih, tapi cukup oke juga untuk dibaca.. 
check this out....

Alkisah Tuhan menciptakan manusia dengan jatah umur 20 tahun. Tapi
binatang-binatang rata-rata 40 tahun. Itu karena Tuhan ingin manusia
bahagia saja sepenuhnya dan tidak usah merasakan pahitnya dunia terlalu
lama. Manusia ini pun diletakkan Tuhan didekatNya.

Ternyata, beberapa binatang merasa iri dan ingin seperti manusia.
Datanglah Sapi,

"Tuhan terlalu lama 40 tahun bagiku, kukembalikan 20 tahun". Mendengar
itu ... manusia yang merasakan kebahagiaan ... ingin lebih panjang
kebahagiannya .... dimintanya yang 20 tahun dari sapi untuk dirinya.
Tuhan mengabulkan.

Lalu datanglah Anjing. Dia juga mengembalikan yang 20 tahun ... maka
sekali lagi manusia memintanya.

Terakhir monyet datang. Dia juga mengembalikan 20 tahun umurnya ....
dan sekali lagi manusia memintanya.

Maka jadilah yang diminta manusia itu :

20 tahun pertama....

hidup sebagai manusia, berbahagia, gak banyakmasalahnya

20 tahun kedua...

hiduplah manusia itu seperti sapi ... bangun pagi
pulang malam, kerja keras, banting tulang .... hasil ... hmmm terbatas!
Atauuu…..
(7 p) PERGI PAGI PULANG PETANG PENGHASILAN PAS-PASAN

20 tahun ketiga...

jadilah dia seperti anjing. Anak mulai gede ...
kerjanya jaga anak, jaga kekayaan, jaga properti .... persis kayaanjing

20 tahun keempat...

jadilah dia seperti monyet. Tua renta, hanya jadi
bahan lelucon yang lebih muda ...


Maka kalau Anda ingin terus jadi manusia sampai akhir hayat ingatlah
kata-kata ini :

"BUKAN MASALAH PANJANGNYA UMUR, TETAPI MASALAH MEMBERI MAKNA DALAM TIAP HARI KEHIDUPAN"




Friday, February 26, 2010

Time Out!


Selayaknya orang yang sedang bergumul di pertandingan sepak bola dengan baju basah bercucuran keringat.. nafas ngos-ngosan.. 

Saya juga ingin berkata TIME OUT.... pada jari-jari saya dan pada lapie saya yang belakangan ini kerja rodi, boooo... belum lagi otak dan mata... Maafkan saya guys!

Untungnya besok libur, dan masih ada waktu untuk mengejar penulisan beberapa artikel untuk kompetisi blog yang lagi saya geluti ini.. 

Dannnn... Bali sedang diguyur hujan beberapa hari belakangan ini.. Cuacanya jadi sejuk, adem.. membuat saya ingin tidurrrr ajaaahhh.. hehehe...

Masih promosi sih.. untuk vote saya di kompetisi Djarum Black itu.. nanti saya pasangi link nya dehhh.. 

Btw, btw, sekalian mo ngasi pengumuman.. kalo mo kasih komen--- tempatnya adalah di pojok / sudut kanan atas, sebelah judul postingan.. bukan di bawah ya Angel's Lovers....


Rehat dulu ya.....!
Hepi long weekend everyone - keep blogging..! 
Cheers!

Tuesday, December 8, 2009

Ikal to Mahar



Ikal to Mahar

Masih ingat Ikal ga? Atau tokoh Mahar dalam film Laskar pelangi?
Kemaren ga sengaja saya nonton lagi, lah kok tetep nangis bombay dan ketawa guling-guling menonton cerita itu, meskipun berbeda jauh dengan buku aslinya yang masih luar biasa menurut saya.
Satu adegan yang tertangkap lucu oleh saya adalah saat percakapan Mahar plus Ikal. Mereka lagi bicara di dekat pohon, lalu si Mahar – mendekatkan radio bututnya  ke Ikal dan memperkenalkan tentang jenis sebuah Musik. Yah, si Ikal jelas kaga ngerti lah.. trus si Mahar ngelengos pergi dan si ikal mengacungkan telunjuk ke dahinya dan menunjuk ke Mahar.. (Baca : Sinting kau, Mahar!)  hahaha.
Postingan ini engga ada hubungannya dengan Laskar pelangi, melainkan dengan ke dua guru saya yang sangat berbeda..! Di sini, ada dua guru yang bertanggung jawab atas saya.. (cieh, serasa anak kucing, punya 2 induk, haha!) yaitu.. Bu Nana dan Bu Linda.
Saya sebut Bu Nana adalah orang Indonesia yang keaustralian, karena Bu Nana adalah orang Indonesia yang sudah lebih dari 40 tahun tinggal di Australia- karena beliau menikah dengan orang Australia.  Sedangkan Ibu Linda adalah orang Australia keindonesiaan.. (apaaan sih saya- buat-buat istilah sendiri? *GAMPAR*) Beliau orang asli Australia – bersuamikan orang Australia juga, namun Bu Linda sangat cinta Indonesia, suaminya Bruce sangat pandai memasak makanan Indonesia, sering juga Bu Linda memakai kebaya ke sekolah, lo!
Jadi bisa ditebak, pergaulan saya berbanding terbalik. Walaupun Bu Nana orang Indonesia, malahan saya lebih sering diajak berbahasa Inggris dengan dia, dan dengan Bu Linda, bahasa Indonesia, dounk! Namun karena sudah berusia kepala enam – sering saya dibingungkan dengan tingkah laku Bu Nana yang *speechless*. Kadang saya diomelin – karena ngajar ga sesuai dengan yang dia mau, kadang kami ketawa bareng karena guyonannya yang jayus, atau kadang saya bengong denger cerita masa lalunya yang dibuat heboh, seperti memanggil nama saya sampe kedengeran ke Jakarta (hiperbola banget).. “Gekkk….!!!!!! Kamu tau Ucok ga?” Saya melongo aja ditengah-tengah kekacauan meja kerja saya yang bertaburan tugas-tugas murid yang perlu dikoreksi. “Ituuu looo…! Bekas pacar saya dulu – masak kamu belum liat di facebook, saya?! Saya menaikkan satu alis- dalam hati bilang “hih.. boro-boro facebookmu, Bu. Facebook saya aja masih belum diupdate statusnya dari minggu lalu!” Bu Nana masih berkicau sehingga kicauan burung kookaburra di luar jendela sekolah kalah nyaring – dan si burung nyaris bunuh diri karena frustrasi.. (bohong-bohong.. ! XD)
“YA AMPUN, GEK!!! Ucok itu jueeeleeekkkk sekaliii looo sekarang!!!! Saya ga nyangka deh!!!” Saya hanya menghela nafas dan menutup wajah dengan kedua tangan saya .. *ADOH! Untungnya cerita-cerita ga penting itu sudah tidak pernah terdengar lagi, karena saya udah mudik ke Mullumbimby, hihihi (ketawa kunti)– bersembunyi di home stay saya – yang jauhnya sejam dari Banora, tempat Ibu Nana.
Beberapa minggu yang lalu, karena Beliau pengen ketemu saya dengan alasan kangen, saya -hidup segan mati pun tak mau-  beranjangsana ke Banora. Saya berharap pertemuan saya setelah 7 minggu tidak bertemu itu akan berbuah sebuah pelukan-atau cipika –cipiki : basa-basi yang biasa kita lakukan kalau bertemu seseorang. Dengan senyum lebar saya panggil namanya, “Bu Nana!” Yang dipanggil kebetulan berada di depan komputer dan cuma bilang, “Eh, Gek. Sini deh lihat.. ya ampun report saya nih sampai sepuluh lembar belum kelar-kelar!” tanpa beranjak dari komputernya. Saya terdiam. Dunia seolah berhenti berputar. Dalam hati misuh-misuh, “Duh, udah ditengokin jauh-jauh, boro-boro nanyain kabar atau sekedar cipika-cipiki, noleh ke saya aja enggak!” Sedih sih, karena kenapa perlakuan orang Indonesia tidak sehangat perlakuan orang Australia kepada saya yang langsung memeluk, menyalami , atau mencium saya di sebelah pipi.. *sigh! (menghela nafas)
Sedangkan- saya masih ingat waktu Bu Linda pulang dari perjalanan 7 minggu liburan ke Eropa, dia langsung memeluk saya dan menciumi saya di sebelah pipi, dan berkata, “Duh, Gek kangen sekali..! Apa kabar?”
Yang menarik bagi saya adalah waktu saya ceritakan perihal tingkah laku Bu Nana kepada Bu Linda. Bu Linda hanya memandang kasihan pada saya.. dan berkata “Ah sudahlah Gek, jangan diambil hati. Bu Nana itu memang… (Bu Linda berhenti berbicara dan melakukan adegan *Ikal to Mahar*)”
Saya ketawa guling-guling waktu melihat gerak tubuh Ibu Linda siang itu, ga sampe dibilang sinting sih.. kan guling-gulingnya ga sampe jatuh.. hahaha.
Lalu, belum berhenti tertawa saya.. tiba-tiba ada sms dari Bu Nana, sampai kaget, kok panjang umur banget.. Bu Linda mendekati saya dan mengintip layar HP kecil saya – sms dari Bu Nana seperti biasa sangat singkat, cuma sebaris dan seketika mampu membuat saya dan Bu Linda melongo membaca teksnya..
“Ucok is dead” 

*DUH!!!!
--------
Dedicated for both my wonderful teachers: Bu Linda and Bu Nana.
 I’ll be missing you, gals…!!!!


Btw …. Btw….
Saya dapet tanda cinta lagi loohh, dari Bli Gusti . Blogger kelahiran Bali yang menetap di Jakarta. Suksma banget ya Bli Gusti!!


Friendship Award ini special pake telor dan gule kambing saya persembahkan kepada ke tiga teman saya.
  1. Moccha Chi a.k.a. Chi Duz
(Semoga sekarang Chi Duz bisa lihat namanya...) Coba mampir deh ke blog Bintang Utara yang keren, binti jegeg sama seperti orangnya yang selalu setia membantu saya – plus kasi tutorial live. Suksma banget, Chi!
  1. Clara Kura
Clara punya dua blog yang keren-keren. (Eh.. empat blog dink!) Fresh graduated Sastra Jepang ini rajin banget nye-pam saya, bareng si Pohon tempat berteduh. Boleh ikutan terbang kesitu, sob! Makasi buat attensimu ya, Clar!
  1. Bung Becce
Bung Becce gokil yang engga kebagian operan bola kemaren, jangan nangis ya Bung. Nih, saya sundul bolanya, ayo tangkep!


Suksma banget ya Bli Gusti!!
Nb. Yang belum kebagian tanda cinta a.k.a operan bola, tenang, nanti pasti akan dihibahkan dari mereka bertiga..(buat Chi Duz, Clara, dan Becce- jangan lupa ngoper lagi ya!) hihihihi! (ketawa kunti-lagi… XD)

Monday, November 23, 2009

Ember Bocor!

Holaa… Saya baru pulang dari facebook dan melihat status yang sama dengan saya tentang film si vampire pucat dan si wanita berambut merah.. ho oh.. sapa lagi kalo bukan Edward dan Bella dalam Twilight Saga terbaru “NEW MOON”. Film ini memang baru di release di seantero Negara selain Indonesia.. (secara di Indo masih sibuk, ribet, dan grasa-grusu ngantre nonton 2012..!). Di sini meskipun euphorianya besar sekali, engga lah seheboh di Indo sampe ngatre?? Ga level ahh.. (serasa sombong, *getok* dulu ahh.. hehe)

 Perbedaannya ::

status saya : “Lagi nonton New Moon, tanpa ngantre, tanpa panas2an, tanpa teman, too easy!
Teman saya (di Amrik.. ehm!) : “New Moon : speechless and melted."

Komentar balik saya ---->  BERLEBIHAN.

Penjelasannya ::

(Ini nih.. si manusia serigala a.k.a Jacob dengan wajah baru.. adoh.. bikin lemes... !!!)

Lagian, saya ga naksir ah, ga nafsu sekalian sama si vampire pucet- kayak kekurangan darah gitu! (yang marah boleh protes..) Tapi, terus terang ngiler sama body si manusia serigala yang *duh.. six packs! Wuhhh.. sampe terpana saya melihatnya! (*nyebut gek.. nyebut…) Untungnya saya duduk sendiri, dan para penonton sekitar saya adalah gadis-gadis dan para laki-laki ABG.. hahaha! (ga nyambung)

Kalau soal efek, wah, lumayan keren dibandingkan dengan yang pertama. Keromantisan.. boleh lah, jauh lebih romantis yang ke dua ini. Tapi ada bagian film itu, yang buat hati saya seperti di remas-remas kayak meres kelapa yang di parut untuk jadi santan- waktu si vampire pucet itu bilang mau pergi sama si rambut merah. Tanpa alasan, gitu aja. Break up! PERSIS seperti pacar saya dulu mutusin saya, hih… Kerasa banget sesak nafasnya si Bella yang bilang… “Edward, don’t go….!” Jebbb-Jebbb-Jebbbb (tikaman bertubi-tubi pada jantung saya! *lebayyy*) Belum lagi melihat bagaimana frustrasinya Bella, membawa saya ke masa-masa kelam saya saat sakit hati karena pria “buaya” haha.. (*gek.. sadar, sadar!!)

Syuting lokasi tempat hampir sama, tapi NEW MOON menyuguhkan tempat baru, yang super indah.. sekali. Disini jelas terlihat perjuangan Bella mencari cinta (lagi-lagi…). Serasa lelah saya berbicara atau menulis kalau tidak ada takdir yang menyurat bahwa bunga hinggapi kumbang, menyalahi hukum alam itu! Namun mengapa itu yang terjadi belakangan ini?? Hayooo.. para wanita yang ngerasa ngejer-ngejer cowok idaman.. ngaku deh, ga usah malu-malu bunga!

Akhir film ini malah membuat saya pengen interogasi sutradara pembuat naskah nya.. pertanyaannya, sebagai berikut ::

1. Kenapa si Bella malah ngasi harapan sama si pria srigala? Dengan bilang “I LOVE YOU” trus disambung dengan “PLEASE, DON’T ASK ME TO CHOOSE”. Maksud?? Hmm.. kalo saya terawang dari kaca mata ‘guru’ saya… (ehm!) Dari hukum alamnya.. (hukum alam melulu, serasa bukan guru ilmu pasti deh!), saya juga masih sering bertanya, kenapa juga pria selalu suruh wanita yang milih. Kalo si pria suka, samber aja dounk, wanitanya!!!! (emang ayam disamber?) Pasti deh ujung-ujungnya si pria bilang, “keputusan ada di tanganmu…” BETE! Yang bener tuhhh… kumbang yang milih, mo hinggap di bunga yang mana? Bukan bunga yang terbang milih kumbang – bener, kan??? Intinya, saya setuju sama kalimat si Bella ituh.. Cuma kasian banget sama si serigala.. lucu sih kayak anjing gitu. (Lho???) Kesel juga karena kesannya Bella juga ga rela kehilangan si manusia serigala, tapi milih si vampire pucet.. Susahnya jadi wanita!

2. Kenapa sih Bella ga milih si serigala aja, secara dia jauh lebih baik daripada si vampire pucet.. Dia lebih perhatian, ada waktu Bella lemah, nolongin Bella pas dia mau bunuh diri.. huks huks.. penonton kecewa. Bella terlihat ga konsisten, padahal dia sendiri yang bilang, “He makes me alive..” Bete ah.. (Hayo.. yang mau protes lagi, silahkan, asal jangan nimpukin saya ya.. hehe)

3. Apa maksud dari kata “hah?” yang diucapkan Bella pada waktu si Edward bilang satu kalimat pusaka di akhir film?? Perjuangan si Bella udah panjang, trus si Edward ngomong dengan manis setelah si serigala pulang dengan tangan hampa.. yang Bella bilang, cuma “hah?” di barengin dengan tepukan riuh para penonton. Sementara saya masih bengong, berpikir, dan bertanya-tanya. Bingung.

Kesimpulannya :: 
Sepertinya saya udah kayak ember bocor nyeritain NEW MOON, bikin yang bener-bener pengen nonton tambah ngiler.. hehe. (walaupun mungkin isi dialog udah hafal dari baca bukunya.. hohohohoh)  Silahkan deh, menunggu filmnya dulu, ngantre ampe kaki gempor, dorong-dorongan (sedikit) seperti mau cari kupon BLT… dan posting kesan masing-masing. Saya tunggu deh! ;)


Friday, November 20, 2009

E-mail buat Tuhan




Pagi ini tumben-tumbenan membuka e-mail official kantor di rumah. Seperti biasa ada e-mail informasi dari kepala sekolah, dari guru-guru tertentu tentang up date perkembangan sekolah, sampai hasil arisan sekolah! Tapi ada satu e-mail yang lanjut memaksa jariku untuk menekan dan tidak sabar membacanya.

Judul e-mailnya sih.. Re : Apa kabar, Gek?
Sudah jelas merupakan e-mail balasan. Berharap e-mail itu dari Ibu Linda (guru di sekolah yang sedang berlibur di Paris selama dua bulan - gilee bener!) tapi ternyata dari Guru sekolah yang satunya, Bu Nana.

E-mailnya singkat-padat- dan jelas ; tentu saja tidak menggambarkan atau mendeskripsikan orangnya sama sekali. Terdiri dari dua kalimat.

" Keponakan saya akan menikah tanggal 4 Oktober 2010 "

Alisku bertaut membaca baris pertama ini. Apa hubungannya pernikahan keponakan Bu Nana dengan ku?

Baris kedua membuatku bengong.
"Kapan tanggal pernikahanmu Gek? - kalau bisa dekat-dekat tanggal itu, agar saya bisa sekalian berkunjung.."

Aku tergelak, memangnya aku tahu tanggal pernikahanku? Seharusnya ini e-mail untuk Tuhan, Bu Nana.. bukan untuk aku!

Tuhan- kapan tanggal pernikahan Gek, nanti tolong beritahu Ibu Nana ya..

* Bagi yang sudah merasa baca catatan ini.. dilarang berkomentar. Hehe…

Tuesday, November 17, 2009

Mengupas "G"


Hola, setelah dua hari ini, telah membuat stress diri sendiri- sedih – dan nge Bombay tiga hari tiga malem.. Saya mau break dulu dengan cerita segar(meskipun bukan es jeruk) yang saya copas dari FB reader setia saya a.k.a “G”. Silahkan protes atau dukung mana yang kalian anggap benar atau salah.. hehehe..

(postingan ini saya buat kemaren malem.. maunya buat postingan terjadwal- tapi, dasar duduz.. ngatur gitu aje kaga becusss.. *getok!* hehe.. Semoga ga terlalu mirip dengan Mbak Fanny a.k.a Sang Cerpenis kita yaa… ;) )

Ini adalah cerita dari sisi kami, Kaum Cowok!! Kaum adam!! Aturan kami!!
Untuk para cewek2…

1. Tidak Semua cowok seperti Dedy Cobuzer. Jadi jangan harap kami bisa membaca isi pikiranmu disaat kamu manyun tanpa suara. Apa susahnya sih bilang : “Aku Laper, Aku minta dibeliin pakaian, Tolong Cium Aku…!!”
Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Tapi kan kami ingin tahu seberapa besar rasa inisiatif para cowok, masa setiap dingin – musti minta peluk? Nanti kami dibilang manja kayak kucing (miauww). Kalo kami minta dibeliin pakaian nanti kalian akan nyanyi “cewek matre – cewek matre” Kami kan ga mau dibuang ke laut, apalagi tidak semua cowok mampu, toh? Masa kalian mau kami nyanyi.. “Cowok kere – cowok kere..”

2. Hari Minggu itu waktunya istirahat setelah 5 hari Kuliah dan 1 hari maen game, jadi jangan harap kami mau menemani seharian jalan2 ke mall.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Oh gitu, jadi boleh dounk, kami punya TTM atau HTS sekalian, trus apa gunanya pacar? Ngendon di rumah? Kami kan punya satpam – masa satpamnya magabut = makan gaji buta?

3. Berbelanja BUKAN olahraga. Dan kami gak akan berpikir ke arah situ. Bagi kami belanja ya belanja, kalau sudah pas ya beli saja,perbedaan harga toko A dan B cuma 1,000 perak jadi nggak usah keliling kota untuk cari yang paling murah, buang2 bensin aja.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Yang bilang olahraga tuh siapa? Kami kan mau hemat, kalo ga iklas nganterin bilang dounk, kami kan bisa nyari ojek meskipun becek – atau nebeng mobil temen, sekalian temen cowok – biar kalian cemburu.. Lagian, mana yang lebih perhitungan hayooo.. kalian bensin aja ribut,secara harga udah dibanting gitu ama SBY.. ah…
 c spasi d.

4. Menangis merupakan suatu pemerasan. Lebih baik kami mendengar suara petir, guntur, bom meledak daripada suara tangisanmu yang membuat kami tidak bisa berbuat apa2.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Gombal. Pemerasan apa? Lah wong kami kok yang meras airmata, biar kalian menunjukkan rasa sayang kalian, inisiatif! Saudara-saudara!!

5. Tanya apa yang kamu mau. Cobalah untuk sepaham tentang hal ini.
Sindiran halus tidak akan dimengerti.
Sindiran kasar tak akan dimengerti
Terang2an menyindir juga kita gak ngerti!
Ngomong langsung kenapa!?

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Iya nih, heran. Kami yakin kalian waktu kuliah atau SMA dulu tidak mempelajari Bahasa Indonesia yang baik dan benar – lagian, kalau semua langsung diomongkan, ga ada variasi dounk, kalian kan suka variasi? (variasi apa yak- maksudnya??) *kabur*
Bagi Gek ---> Variasi motor, mobil, baju, olahraga, dan games—eits satu lagi variasi blog.. mungkin.. hehe… (^^)V

6. Ya dan Tidak adalah jawaban yang paling dapat diterima hampir semua
pertanyaan. It’s Simple.!!
Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Bosen ah, jawaban sama seperti point 5.

7. Cerita ke kami kalo mau masalah kamu diselesaikan. Karena itu yang kami lakukan. kalo pengen dapet simpati doang sih, cerita aja ke temen2 cewekmu.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Ah, lagi-lagi.. apa dounk gunanya pacar? Kami kan ingin dimengerti (iklan mode : ON). Kalo kebanyakan cerita ma temen cewek kami, kalian mau kami dibilang lesbong? Ih.. akika kagak mau!

8. Sakit kepala selama 17 bulan adalah penyakit. Pergi ke dokter sana,
gebleg!

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Sapa bilang kami sakit kepala 17 bulan, dasar bodoh! Setahun cuma 15 bulan -pakek korupsi dua bulan, gini nih… :p

9. Semua yang kami katakan 6 bulan lalu gak bisa dipertimbangkan dalam suatu argumen. Sebenernya, semua komentar jadi gak berlaku dan batal setelah 7 hari. Janji kami untuk menyebrangi lautan dan mendaki gunung itu hanyalah klise, jangan dianggap serius.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)

Kami sudah menduga itu, karena kalian saja tidak bisa berenang – kok mengatakan mau menyebrangi lautan… ga kuat naik tangga di mall, kok bilang mau mendaki gunung. Jangan kira kami tidak tahu taktik kalian para “buaya” (walaupun kami bukan cicaknya).

10. Kalo kamu gak mau pake baju kayak model2 pakaian dalam, jangan
harap kita seperti artis sinetron dong.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Gimana mau pake baju model pakaian dalam? Pakaian model biasa aja kurang! Jangan gee r deh.

11. Kalo kamu pikir kamu gendut, mungkin aja. Jangan tanya kami dong.
Cermin lebih jujur daripada Lelaki.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Nyanyi : “kalo cermin bisa ngomong…”

12. Kamu boleh meminta kami untuk melakukan sesuatu atau menyuruh kami menyelesaikannya dengan cara kamu. Tapi jangan dua2nya dong. Kalo kamu pikir bisa melakukannya lebih baik, kerjain aja sendiri.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Terlalu mumet yang ini – para wanita, tolong bantu jawab point 12…

13. Kalau bisa, ngomongin apa yang harus kamu omongin pas iklan aja. Ingat, jangan sekali2 ngomong apalagi pas saat tendangan penalti.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Terlalu lama kami menonton iklan, pertandingan ga bermutu di depan tivi dan di nomor duakan oleh olahraga itu. Aktivitas yang cenderung kami lakukan adalah mengambil remote dan menekan tombol OFF.

14. Kami bukan anak kecil lagi, jadi tak perlu mengingatkan jangan lupa makan, selamat tidur, dll. Menurut kami itu hanyalah pemborosan pulsa saja.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Ah, kalo ga diingetin protes, muna ahhhhhh!

15. Kalo gatel kan bisa digaruk sendiri. Kami juga kok.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Yang minta kamu garukin sapa? Ge er banget sih?!

16. Kalo kami nanya ada apa dan kamu jawab gak ada apa2, kami akan berpikir memang gak ada apa2. Ingat, seperti no.1 kami bukanlah pembaca pikiran. Ngomong baby…ngomong. …!!

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Inisiatif, bung! I.N.I.S.I.A.T.I.F…………!!!!!!!

17. Kalo kita berdua harus pergi ke suatu tempat, pakaian apapun yang kamu pakai, pantes aja kok. Bener. Jadi tidak ada alasan gak mau pergi ke pesta karena tidak ada baju.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Sebenernya baju kami banyak tersimpan di lemari – tapi setelah dibandingkan dengan kalian,kok ga cocok. Bagaikan bumi dan langit. Maka dari itu, kami beralasan ga pergi.. Malu kan..? ih.. masak Angelina Jolie gandeng Rahwana??

18. Jangan tanya apa yang kami pikir tentang sesuatu kecuali kamu memang mau diskusi tentang bola, game, billyard, memancing atau mungkin juga ttg teknik mereparasi motor dan mobil.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Kalo gitu, kenapa kalian ga pacaran sama bola, game, bilyard, motor, dan mobil? Kan enak tuh, kalian bahkan ga perlu susah-susah untuk mengajak mereka candle light dinner. Asal jangan cium aspal – kalau motor kalian tidak sudi diajak ciuman…

19. Kami malas berdebat secara hati dan perasaan, ingat!! kami hanya pakai logika.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Ah, dasar pelit. Hati aja ga mau dipake, udah kami beli hati di pasar aja, mumpung jenisnya banyak – hati ayam, hati sapi, dan lain sebagainya.

20. Terima kasih sudah mau baca ini. Iya, ntar gua traktir nonton ama beliin coklat.

Jawaban cewek (a.k.a Gek)
Itu aja? Ga cukup. Emangnya bisa dapetin tiket tanpa ngantre? Dan.. by the way, kalian pikir kami senang makan coklat, itu cuma bikin gendut tauuuu!

sumber : “G” + KASKUS + Gek.. hehe. :p

Mullumbimby High School, 17 Nov 09.
(hihhh.. di sekolah nge-blog... *getok!*)

Friday, November 13, 2009

"Itchy Feet"


Potongan percakapan antara Mr. Richie (R) dan Gek (A) di suatu sore yang senggang, waktu Mr. Richie ga ngendon di Rumah Sakit, dan Gek lagi ga sibuk dengan kerjaannya atau pura-pura sibuk BW.. dan nulis tulisan yang senarsis-narsisnya.. bagus-bagus.. hehehe.

A : “Pak, siapa guru yang rambutnya panjang kriwil-kriwil kayak indomie itu.. ?”

R: “Oh, namanya si Uthe. Kenapa kamu nanya? Mau nyamain rambutnya yang kriwil-kriwil itu?
Rebus aja noh, mi goreng..”

A : (Salah suruhannya- itu mah ga usah disuruh udah saban hari dilakukan tanpa diminta!) “ah, enggak. Rambut ku udah kriwil Pak, tapi tak terlihat aja.. “(hi… emang bisa gitu?) “Udah punya anak belum dia?”

R : “Lah, kok kamu nanya-nanya gitu? Emangnya….”

A : (sebelum dianggap abnormal, buru-buru menyela) “Engga, kemarin dia bilang-bilang tentang pernikahannya, jadi pengen tau aja…”


R : “ohh.. soal itu. Si Uthe mah, kakinya gatelan.” (Baca : *Got an itchy feet).

A : garuk-garuk rambut yang baru dirapiin dan disemir.. (eh, ini beneran ya! Haha) “Maksud?”

R : “Dulu dia pernah nikah- trus cerai.. abis itu, dia punya pacar. Tapi, ya gitu, gonta-ganti,  jadi.. dia cuma having fun aja. Itulah yang kubilang kakinya gatelan, ngerti?”

A : manggut-manggut aja.. ( kirain, gara-gara kakinya kurap apa kadas, ato kutu aer gitu.. malah ga ada cowok yg mau.. (ternyata.. eh ternyata…!!)

Lanjut lagi hasil sadapan percakapan antara Mr. Richie (R) dan Uthe (U) di dapur sekolah saat jam istirahat makan siang.

R : “Uthe.. kamu diundang ke pesta Ibu Tutut ga?

U : “Pesta? Pesta di caravan park nya Ibu Tutut? Diundang lahh! Pak Richie kesitu sama istri?”

R : “Ya iyalah, masa ya iya dounk? Sama Gek juga kali..” (ehm! Aku duduk di tengah-tengah mereka, obat nyamuk banget, sedangkan mereka ketawa-ketiwi sendiri.. ah.)

U : “Oh, sip lahhh.. nanti ku perkenalkan dengan “My Man” yaa..?”

R : “Your man.. hmm.. menakutkan tuh Uthe? Yang mana?“ Kata Pak Richie sambil meletakkan tangannya di dagu. (sok seksi gitu…)

U : “Oh, nanti yang di pesta Ibu Tutut, aku bawa si Steve, Pak Richie.” (kata Uthe sambil melirik Pak Richie dengan pandangan yang aduhai.. isi kedip-kedip gitu, kelilipan kali ya?)

R : “he eh.“Berlagak pura-pura menulis sesuatu di kertas kecil dengan bolpoin yang dia sita dari aku! (huks!)

U : “Eh, ada pesta lagi 2 minggu setelah itu Pak Richie, pesta ultahku ingat ga??” seletuk Uthe, ganjen.

R : “Oh, pesta ultahmu ke berapa, Uthe?

U : “Yang ke 30, Pak Richie juga aku undang, sama istri.. “(ragu-ragu bilang namaku- yang akhirnya tidak disebut.. Pulang ah.. )

R : “Oke, …” (belum selesai Pak Richie ngomong si Uthe udah nyeletuk aja..)

U : “Tapi…….. di ultahku, pendampingku Peter ya, Pak Richie….” Kata si Uthe, udah hampir ga jelas ngomong apa, soalnya ngomong sambil ketawa.

Mereka berdua ngakak ketawa (untung ga sampe guling-guling) sampai semua kegiatan di dapur terhenti untuk beberapa menit.

R : (dengan cool bilang) “oke deh, tolong kasih name tag ya, biar ga salah nyebut nama!”

Nasibku jangan ditanya.. masih untung ga keselek dan ga jatuh karena ketawa mereka yang membuat bumi gonjang - ganjing!

***

* Itchy feet adalah istilah yang digunakan untuk seseorang yang sama sekali tidak bisa berkomitmen terhadap suatu hubungan. Baru terjadi konllik sedikit mau putus, cerai, pisah ranjang.. dll dsb. Maunya loncat sana sini, cari yang baru - yang penting hati senang. Urusan lain, nanti-nanti lah... (Semoga para readers tidak ada yg kegatelan kakinya ya.. hehe)



Mullumbimby, Friday the 13th 09
(ga ada kejadian seram sejauh ini.. hihihihihi)

Thursday, November 12, 2009

Up Front


Prakata :
Memperkenalkan label baru lagi.. (hehe). Yap, kali ini labelnya break time. Sesuai dengan labelnya, saya berusaha membuat postingan yang di label ini cucok untuk di baca sembari santai, minum kopi-teh-atau susu, atau pas lagi senggang. Berusaha buat yang agak pendek (*biar ga disindir bawel.. hehe). Topik label ini yang singkat-singkat aja, kebanyakan tulisan mungkin akan saya copas dari artikel yang saya baca.. sharing dari teman, atau cerita-cerita lucu. (alasan aja sih, untuk menutupi pas lagi kehabisan ide- atau kata kata yang penuh personifikasi. *lebay*)
Mulai aja dehh…
Saya ambil topik ini dari “Good Weekend” nya Sidney Morning Herald, kalo di Indonesia sih bisa di baca di “weekender” nya Jakarta Sunday Post. Inti artikel ini adalah menampilkan artis atau tokoh terkenal setiap minggunya yang diharuskan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan “unfinished sentence” . Cukup menarik untuk mengupas siapa saya  (walaupun bukan artis terkenal!) dan kenarsisan saya…. (hehe)
Your time starts now....!
My earliest memory is…. Going to school with a white long-sleeve shirt for the top, black pencil skirt and 10 cm heel shoes (*duh!) - Riding my f-1 motorbike with a noisy sound – and smoke.. uhuk-uhuk! Listening to my students sang  “good morning teacher – good morning teacher……
At school I was … a nerd. Always listening to the teacher, sat at the front, studied hard for exam, sometimes truanted for physics, absolutely gave up for Maths, - always being teased because I did this. *sigh!
My most treasured possession is … my laptop. It's a combination between my saving money ( a little) – begged my father to rob his retirement saving account – and couple swiped from my mom’s credit cards…
My father always told me… that I have to be able to choose the best way for my own life. He said, I knew I’m bad – don’t do the same thing, follow whatever you like from me.. (*tears)
I wish I had… 36 hours a day.
I wish I hadn’t … a creature called lazy (*sigh!)
My most humiliating moment was… opening my uncle’s room door and saw him undressed.. (this is NOT by purpose!)
My happiest moment was…flew to Australia and worked here for a year!

My guiltiest pleasure is… a big glass of iced coffee completed with double scoops of vanilla ice-cream plus cream and chocolate powder on top of it.. (OMG!!!)
My last meal would be… a combo meal in Hard Rock Café with my mom. (Nothing beat that yet..)
I’m very bad at… ignoring men.
When I was a child I wanted to… be a doctor!
The book that changed my life was… The Secret.  Always go back to that book if I feel down. Have you read it, guys?
My best trait is… to eat food as slow and as much as possible. I need at least 2 hours to finish my dinner. Anyone fancy taking me to a candle light dinner? :p
If I could change one moment in my life it would be.. not borrowing heaps money from the bank to conduct a multi level marketing business. Well, this is why everybody said.. experience is the most expensive the best .. teacher.
It’s not fashionable but I love… reading  peanut-romantic novels.. haha.
If I could live anywhere, I’d choose.. . next door to my mom, so  I can chat with her everyday- all night long.
My greatest fear is… to see a snake. Why on earth God creates them.. ? (T.T)
If only I could… a bit taller. ;)
The hardest thing I have ever done was... fulfilled my thesis in 2 months – slept two hours a day – five cups of coffee a day, got bachelor at the age 20. Fiuh… that was hard, I guess?
I relax by… soaked myself in the beach and played with the water inside my man’s arms. (sound romantic, eh? Haha)

What I don’t find amusing is… seeing inside other men eyes and knew they crushed on me!  (*duh!)
I’m always being asked… “Have you got student’s card??” (aaarrrggghhh!)
If it wasn’t me I’d like to be… My mother.  A beautiful generous woman who has a great spirit of life – a fearless woman who travels around the world every month. (Mom, you knew I ENVY you…)
I often wonder… why every men love and hurt me easily? Later, they’ll regret it when it’s too late to say ‘I love you’ and ‘sorry’ – that’s not good, eh??

CONCLUSION : NEVER  hurt a woman!!

Mullumbimby, 11 Nov 09