Potongan percakapan antara Mr. Richie (R) dan Gek (A) di suatu sore yang senggang, waktu Mr. Richie ga ngendon di Rumah Sakit, dan Gek lagi ga sibuk dengan kerjaannya atau pura-pura sibuk BW.. dan nulis tulisan yang senarsis-narsisnya.. bagus-bagus.. hehehe.
A : “Pak, siapa guru yang rambutnya panjang kriwil-kriwil kayak indomie itu.. ?”
R: “Oh, namanya si Uthe. Kenapa kamu nanya? Mau nyamain rambutnya yang kriwil-kriwil itu?
Rebus aja noh, mi goreng..”
A : (Salah suruhannya- itu mah ga usah disuruh udah saban hari dilakukan tanpa diminta!) “ah, enggak. Rambut ku udah kriwil Pak, tapi tak terlihat aja.. “(hi… emang bisa gitu?) “Udah punya anak belum dia?”
R : “Lah, kok kamu nanya-nanya gitu? Emangnya….”
A : (sebelum dianggap abnormal, buru-buru menyela) “Engga, kemarin dia bilang-bilang tentang pernikahannya, jadi pengen tau aja…”
R : “ohh.. soal itu. Si Uthe mah, kakinya gatelan.” (Baca : *Got an itchy feet).
A : garuk-garuk rambut yang baru dirapiin dan disemir.. (eh, ini beneran ya! Haha) “Maksud?”
R : “Dulu dia pernah nikah- trus cerai.. abis itu, dia punya pacar. Tapi, ya gitu, gonta-ganti, jadi.. dia cuma having fun aja. Itulah yang kubilang kakinya gatelan, ngerti?”
A : manggut-manggut aja.. ( kirain, gara-gara kakinya kurap apa kadas, ato kutu aer gitu.. malah ga ada cowok yg mau.. (ternyata.. eh ternyata…!!)
Lanjut lagi hasil sadapan percakapan antara Mr. Richie (R) dan Uthe (U) di dapur sekolah saat jam istirahat makan siang.
R : “Uthe.. kamu diundang ke pesta Ibu Tutut ga?”
U : “Pesta? Pesta di caravan park nya Ibu Tutut? Diundang lahh! Pak Richie kesitu sama istri?”
R : “Ya iyalah, masa ya iya dounk? Sama Gek juga kali..” (ehm! Aku duduk di tengah-tengah mereka, obat nyamuk banget, sedangkan mereka ketawa-ketiwi sendiri.. ah.)
U : “Oh, sip lahhh.. nanti ku perkenalkan dengan “My Man” yaa..?”
R : “Your man.. hmm.. menakutkan tuh Uthe? Yang mana?“ Kata Pak Richie sambil meletakkan tangannya di dagu. (sok seksi gitu…)
U : “Oh, nanti yang di pesta Ibu Tutut, aku bawa si Steve, Pak Richie.” (kata Uthe sambil melirik Pak Richie dengan pandangan yang aduhai.. isi kedip-kedip gitu, kelilipan kali ya?)
R : “he eh.“Berlagak pura-pura menulis sesuatu di kertas kecil dengan bolpoin yang dia sita dari aku! (huks!)
U : “Eh, ada pesta lagi 2 minggu setelah itu Pak Richie, pesta ultahku ingat ga??” seletuk Uthe, ganjen.
R : “Oh, pesta ultahmu ke berapa, Uthe?”
U : “Yang ke 30, Pak Richie juga aku undang, sama istri.. “(ragu-ragu bilang namaku- yang akhirnya tidak disebut.. Pulang ah.. )
R : “Oke, …” (belum selesai Pak Richie ngomong si Uthe udah nyeletuk aja..)
U : “Tapi…….. di ultahku, pendampingku Peter ya, Pak Richie….” Kata si Uthe, udah hampir ga jelas ngomong apa, soalnya ngomong sambil ketawa.
Mereka berdua ngakak ketawa (untung ga sampe guling-guling) sampai semua kegiatan di dapur terhenti untuk beberapa menit.
R : (dengan cool bilang) “oke deh, tolong kasih name tag ya, biar ga salah nyebut nama!”
Nasibku jangan ditanya.. masih untung ga keselek dan ga jatuh karena ketawa mereka yang membuat bumi gonjang - ganjing!
***
* Itchy feet adalah istilah yang digunakan untuk seseorang yang sama sekali tidak bisa berkomitmen terhadap suatu hubungan. Baru terjadi konllik sedikit mau putus, cerai, pisah ranjang.. dll dsb. Maunya loncat sana sini, cari yang baru - yang penting hati senang. Urusan lain, nanti-nanti lah... (Semoga para readers tidak ada yg kegatelan kakinya ya.. hehe)
Mullumbimby, Friday the 13th 09
(ga ada kejadian seram sejauh ini.. hihihihihi)